Langsung ke konten utama
Meringkas dengan AI

Aviator LLC telah meraih kemenangan hukum penting dalam sengketa merek dagang yang menjadi sorotan, memperkuat hak-haknya dan menetapkan preseden di industri ini. Putusan pengadilan ini menandai tonggak penting bagi perusahaan, menegaskan identitas mereknya dan memperkuat posisinya di pasar yang kompetitif. Kemenangan penting ini diharapkan memiliki implikasi yang luas bagi hukum merek dagang dan strategi branding perusahaan di masa mendatang

Dalam kemenangan penting bagi hak kekayaan intelektual di sektor game, Mahkamah Agung Georgia telah mengukuhkan Aviator LLC atas merek dagang “Aviator” dan logo pesawat ikoniknya, menolak banding dari pengembang saingan, SPRIBE . Putusan ini menyusul penyelesaian sebelumnya antara Aviator dan raksasa industri Flutter Entertainment , yang semakin memperkuat perlindungan merek Aviator.

Putusan Penting dengan Implikasi yang Luas

Pada tanggal 20 Mei 2025 , pengadilan menyatakan banding SPRIBE tidak dapat diterima, mengkonfirmasi putusan sebelumnya bahwa pendaftaran merek dagang SPRIBE diajukan dengan itikad buruk, melanggar hak kekayaan intelektual asli Aviator LLC. Keputusan ini mengakhiri sengketa tingkat tinggi yang dimulai pada tahun 2021 ketika SPRIBE mencoba mendaftarkan merek dagang terkait Aviator di sektor game dan perjudian.

Putusan tersebut secara tegas menetapkan Aviator LLC sebagai pemilik sah dari nama "Aviator" dan logo pesawat terbangnya yang dikenal luas. Tonggak sejarah ini menandai momen penting dalam pertempuran internasional yang sedang berlangsung mengenai hak kekayaan intelektual terkait salah satu game bergaya tabrakan paling populer dalam ekosistem game online global .

Yang penting, putusan pengadilan ini memperkuat posisi Aviator LLC dalam beberapa kasus internasional yang sedang berjalan, termasuk proses pembatalan merek dagang yang signifikan terhadap SPRIBE di Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (EUIPO) . Para ahli industri percaya bahwa keputusan ini dapat memengaruhi penegakan merek dagang di seluruh Uni Eropa, terutama mengingat status Georgia sebagai negara asal kekayaan intelektual Aviator.

Perjuangan Hukum Aviator dan Dampaknya terhadap Pasar

Dikembangkan oleh Aviator LLC, permainan “Aviator” mengajak pemain untuk memasang taruhan sebelum pesawat virtual lepas landas, dengan kemenangan meningkat seiring naiknya pesawat—hingga pesawat terbang menjauh, mengakhiri putaran dan potensi keuntungan. Mekanisme permainan yang sederhana namun menarik ini telah menjadi andalan di berbagai platform game online di seluruh dunia.

Kemenangan di pengadilan ini menyusul Februari 2025 dengan perusahaan judi raksasa Flutter Entertainment, di mana Flutter mengakui hak Aviator LLC atas merek dagang tersebut dan setuju untuk terus menawarkan permainan tersebut dengan ketentuan tersebut. Perjanjian ini mengakhiri gugatan pelanggaran merek dagang terpisah, menetapkan preseden kolaboratif di industri ini.

Seiring dengan perluasan jangkauan global Aviator LLC, putusan Mahkamah Agung Georgia merupakan langkah penting dalam memperkuat kendali perusahaan atas aset mereknya. Kasus ini menyoroti meningkatnya kekhawatiran di ruang perjudian digital, di mana munculnya judul-judul serupa dengan cepat telah meningkatkan kebutuhan akan perlindungan merek yang kuat, penegakan orisinalitas, dan menjaga integritas pasar.

CBGabriel

Gabriel Sita adalah pendiri CasinosBroker.com, yang berspesialisasi dalam jual beli bisnis iGaming. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang M&A digital, Gabriel membantu para pengusaha menutup kesepakatan yang sukses melalui panduan ahli, keterampilan negosiasi yang kuat, dan wawasan industri yang mendalam. Ia bersemangat untuk mengubah peluang menjadi hasil yang menguntungkan.