Internet telah mempermudah pembelian bisnis . Anda dapat menemukan bisnis yang dijual di hampir setiap industri, dan hanya dengan beberapa klik, Anda dapat memiliki bisnis impian Anda.
Namun, membeli bisnis secara online bukannya tanpa risiko. Ada penipu di luar sana yang akan mencoba memanfaatkan pembeli yang tidak curiga. Itulah mengapa penting untuk mengetahui cara membeli bisnis secara online dengan aman.
Berikut beberapa tips untuk pemula yang ingin membeli bisnis secara online:
1. Lakukan riset Anda
Saat membeli bisnis, Anda perlu melakukan uji tuntas . Ini berarti meneliti industri, pasar, dan bisnis spesifik yang Anda minati. Anda perlu mengetahui sebanyak mungkin tentang bisnis tersebut sebelum mengajukan penawaran.
2. Dapatkan bantuan profesional
Jika Anda baru terjun ke dunia kepemilikan bisnis, ada baiknya untuk mendapatkan bantuan profesional. Anda dapat menyewa broker bisnis untuk membantu Anda menemukan bisnis yang tepat dan menegosiasikan harga pembelian. Anda mungkin juga ingin menyewa pengacara untuk meninjau kontrak sebelum Anda menandatanganinya.
3. Ketahui pilihan pembiayaan Anda
Sebelum Anda mulai mencari bisnis yang dijual, Anda perlu mengetahui bagaimana Anda akan membiayai pembelian tersebut. Ada beberapa pilihan berbeda, seperti pinjaman, tabungan pribadi, dan pendanaan investor. Anda perlu mencari tahu pilihan mana yang terbaik untuk Anda sebelum mulai mencari bisnis.
4. Bersabarlah
Membeli bisnis adalah keputusan besar, jadi jangan terburu-buru. Luangkan waktu untuk menemukan bisnis yang tepat dan pastikan Anda nyaman dengan harga pembeliannya. Setelah menemukan bisnis yang tepat, Anda bisa mulai menikmati menjadi bos sendiri!
Evaluasi Sumber Pendanaan dan Anggaran Anda
Saat Anda siap membeli bisnis, penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang berbagai sumber pembiayaan yang tersedia bagi Anda, serta berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan transaksi tersebut. Berikut adalah rangkuman sumber pembiayaan yang paling umum untuk akuisisi bisnis, serta beberapa kiat tentang cara menilai kebutuhan pembiayaan dan anggaran Anda sendiri.
Salah satu cara paling umum untuk membiayai pembelian bisnis adalah melalui pinjaman bank. Jika Anda memiliki riwayat kredit pribadi yang kuat dan hubungan yang baik dengan bank Anda, Anda mungkin dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman dengan harga yang kompetitif. Namun, pinjaman bank bisa sulit diperoleh untuk pembelian bisnis, jadi penting untuk mengeksplorasi opsi pembiayaan lain juga.
Sumber pembiayaan populer lainnya untuk akuisisi bisnis adalah pembiayaan dari penjual . Dalam pengaturan ini, penjual bisnis memberikan pinjaman kepada pembeli, yang biasanya digunakan untuk menutupi sebagian harga pembelian. Pembiayaan dari penjual dapat menjadi pilihan yang bagus jika Anda tidak dapat memperoleh pembiayaan bank tradisional, tetapi penting untuk menyadari bahwa penjual kemungkinan akan meminta beberapa bentuk jaminan (misalnya, hak gadai atas rumah Anda) untuk melindungi investasi mereka.
Jika Anda ingin membiayai pembelian bisnis tanpa menggunakan pembiayaan utang tradisional, Anda mungkin ingin mempertimbangkan pembiayaan ekuitas. Dalam jenis pembiayaan ini, Anda akan menjual sebagian bisnis Anda (atau ekuitas dalam bisnis) kepada investor sebagai imbalan atas modal. Ini bisa menjadi cara yang bagus untuk mengumpulkan uang tanpa berutang, tetapi penting untuk menyadari bahwa Anda akan melepaskan sebagian kepemilikan dan kendali atas bisnis Anda dalam proses tersebut.
Terakhir, penting untuk mempertimbangkan situasi keuangan pribadi dan anggaran Anda sendiri saat menilai kebutuhan pembiayaan untuk pembelian bisnis. Jika Anda memiliki aset pribadi yang signifikan, Anda mungkin dapat membiayai seluruh harga pembelian sendiri. Namun, jika Anda tidak memiliki banyak modal pribadi, Anda perlu memikirkan berapa banyak yang secara realistis mampu Anda pinjam.
Apa pun sumber pembiayaan yang akhirnya Anda gunakan untuk mendanai pembelian bisnis Anda, penting untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang anggaran dan kebutuhan pembiayaan Anda sebelum memulai prosesnya. Dengan meluangkan waktu untuk menilai opsi pembiayaan Anda dan mengembangkan anggaran yang realistis, Anda akan berada dalam posisi yang jauh lebih baik untuk berhasil menyelesaikan akuisisi bisnis.
Lakukan Riset dan Analisis Pasar yang Anda Pertimbangkan
Anda sedang mempertimbangkan untuk membeli bisnis online, tetapi Anda tidak ingin terjun tanpa persiapan. Anda ingin melakukan riset dan menganalisis pasar yang Anda pertimbangkan sebelum membuat keputusan apa pun.
Ada beberapa cara berbeda yang dapat Anda lakukan untuk meneliti dan menganalisis pasar. Pertama, Anda dapat melihat tren pasar secara umum. Ini akan memberi Anda gambaran tentang ke mana arah pasar di masa depan dan jenis bisnis apa yang berkinerja baik.
Kedua, Anda dapat melihat bisnis-bisnis spesifik di pasar yang Anda pertimbangkan. Ini akan memberi Anda gambaran yang lebih baik tentang apa yang sudah ada dan apa yang berjalan dengan baik. Anda juga bisa mendapatkan gambaran tentang jenis bisnis apa yang sedang kesulitan dan mengapa.
Ketiga, Anda dapat berbicara dengan orang-orang yang sudah berada di pasar yang Anda pertimbangkan. Ini bisa menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan informasi langsung tentang seperti apa pasar tersebut dan bisnis apa yang berjalan dengan baik. Anda juga bisa mendapatkan wawasan tentang apa yang dibutuhkan untuk sukses di pasar tersebut.
Setelah melakukan riset, saatnya menganalisis pasar yang Anda pertimbangkan. Ini akan membantu Anda menentukan apakah ada permintaan untuk jenis bisnis yang ingin Anda mulai, dan jika ada, jenis persaingan apa yang akan Anda hadapi.
Sebagai langkah awal, Anda perlu melihat ukuran pasar secara keseluruhan. Ini akan memberi Anda gambaran tentang berapa banyak pelanggan potensial yang ada. Anda juga perlu mempertimbangkan hal-hal seperti pendapatan rata-rata orang di pasar tersebut, karena ini dapat memengaruhi seberapa banyak mereka bersedia mengeluarkan uang untuk produk atau layanan Anda.
Selanjutnya, Anda perlu melihat persaingan. Ini termasuk persaingan langsung dan tidak langsung. Persaingan langsung adalah bisnis lain yang menawarkan produk atau layanan yang sama dengan Anda. Persaingan tidak langsung adalah bisnis yang menawarkan sesuatu yang serupa atau yang dapat digunakan sebagai pengganti produk atau layanan Anda.
Terakhir, Anda perlu melihat target pasar Anda. Ini adalah kelompok orang yang menurut Anda paling mungkin menggunakan produk atau layanan Anda. Saat melihat target pasar Anda, Anda perlu mempertimbangkan hal-hal seperti usia, pendapatan, lokasi, dan minat mereka.
Setelah Anda melakukan riset dan menganalisis pasar yang Anda pertimbangkan, Anda akan berada dalam posisi yang jauh lebih baik untuk membuat keputusan tentang apakah membeli bisnis online tepat untuk Anda atau tidak.
Menganalisis Bisnis Potensial untuk Dibeli
Ketika menganalisis potensi bisnis yang akan dibeli, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ingat. Pertama dan terpenting, Anda perlu memastikan bahwa bisnis tersebut cocok untuk Anda dan tujuan Anda. Ada banyak bisnis di luar sana, jadi Anda perlu meluangkan waktu untuk menemukan bisnis yang tepat untuk Anda. Kedua, Anda perlu memastikan bahwa Anda mendapatkan penawaran yang baik untuk pembelian tersebut.
Ada banyak bisnis yang harganya terlalu tinggi, jadi Anda perlu memastikan bahwa Anda tidak membayar terlalu mahal untuk bisnis tersebut. Terakhir, Anda perlu memastikan bahwa Anda membeli bisnis yang memiliki peluang sukses yang baik. Ada banyak bisnis yang gagal, jadi Anda perlu memastikan bahwa Anda membeli bisnis yang memiliki peluang sukses yang baik.
Jika Anda ingin mencari bisnis untuk dibeli, tempat terbaik untuk memulai adalah secara online. Ada banyak situs web yang mencantumkan bisnis yang dijual, sehingga Anda dapat dengan mudah menemukan bisnis yang cocok untuk Anda.
Anda juga dapat menemukan banyak informasi tentang bisnis yang dijual secara online, sehingga Anda dapat yakin bahwa Anda mendapatkan penawaran yang bagus untuk pembelian tersebut. Saat Anda melihat bisnis yang dijual secara online, pastikan untuk memperhatikan ulasan dan peringkat bisnis tersebut. Ini akan memberi Anda gambaran yang baik tentang apakah bisnis tersebut merupakan investasi yang baik atau tidak.
Setelah menemukan beberapa bisnis yang Anda minati, Anda perlu mulai melakukan uji tuntas. Ini berarti Anda perlu meneliti bisnis-bisnis tersebut dan memastikan bahwa bisnis tersebut merupakan investasi yang baik. Anda juga perlu memastikan bahwa Anda mendapatkan penawaran yang bagus untuk pembelian tersebut.
Pastikan untuk melihat kondisi keuangan bisnis dan memastikan bahwa bisnis tersebut sehat. Anda juga perlu melihat persaingan dan memastikan bahwa bisnis yang Anda beli memiliki peluang sukses yang baik.
Saat melakukan uji tuntas, penting untuk mengingat tujuan Anda dalam pembelian. Anda perlu memastikan bahwa bisnis tersebut cocok untuk Anda dan tujuan Anda. Anda juga perlu memastikan bahwa Anda mendapatkan penawaran yang baik dalam pembelian tersebut. Jika Anda mengingat hal-hal ini, Anda akan dapat menemukan bisnis yang bagus untuk dibeli dan berhasil dalam pembelian Anda.
Buat Proposal Pembelian Bisnis Anda
Saat Anda siap membeli bisnis, Anda perlu menyusun proposal pembelian bisnis. Dokumen ini biasanya dibuat oleh pembeli dan menguraikan penawaran mereka untuk membeli bisnis tersebut. Proposal tersebut harus mencakup:
- Nama dan informasi kontak pembeli
- Nama dan informasi kontak bisnis yang akan dibeli
- Harga pembelian
- Metode pembayaran (tunai, pinjaman, dll.)
- Tanggal penutupan
- Segala syarat dan ketentuan penjualan
Dokumen ini penting karena melindungi pembeli dan memastikan bahwa kedua belah pihak memahami detail penjualan dengan jelas. Dokumen ini juga menjadi landasan untuk negosiasi, jika diperlukan.
Jika Anda berencana membeli bisnis, berikut beberapa tips untuk membuat proposal pembelian bisnis Anda:
1. Lakukan riset. Pastikan Anda mengetahui segala hal tentang bisnis yang ingin Anda beli. Ini termasuk kondisi keuangan, operasional, basis pelanggan, dan lain sebagainya. Semakin banyak informasi yang Anda miliki, semakin baik posisi Anda untuk mengajukan penawaran yang kuat.
2. Bekerja sama dengan broker bisnis. Broker bisnis dapat membantu Anda menemukan bisnis yang tepat untuk dibeli dan juga dapat membantu menyusun proposal Anda.
3. Berikan penawaran yang wajar. Jangan menawar terlalu rendah, tetapi juga jangan membayar terlalu mahal. Cobalah untuk menetapkan harga pembelian yang wajar yang dapat disetujui oleh kedua belah pihak.
4. Bersiaplah untuk bernegosiasi. Penjual mungkin tidak menerima tawaran awal Anda, jadi bersiaplah untuk bernegosiasi bolak-balik sampai Anda mencapai kesepakatan.
5. Dapatkan semuanya dalam bentuk tertulis. Setelah Anda mencapai kesepakatan, pastikan semuanya tertulis. Ini termasuk harga pembelian, metode pembayaran, tanggal penutupan, dan detail penting lainnya. Ini akan melindungi kedua belah pihak dan memastikan bahwa semua orang memahami ketentuan penjualan dengan jelas.
Uji Tuntas untuk Memastikan Pembelian yang Aman
Saat Anda siap membeli bisnis, Anda perlu melakukan uji tuntas untuk memastikan pembelian yang aman. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda.
1. Periksa laporan keuangan. Pastikan Anda memahami kondisi keuangan bisnis tersebut. Tinjau laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas. Perhatikan hal-hal yang mencurigakan.
2. Pahami produk dan layanan. Pastikan Anda memahami apa yang dilakukan bisnis tersebut dan bagaimana cara bisnis tersebut menghasilkan uang.
3. Kenali pesaing. Pahami siapa pesaing Anda dan apa yang mereka tawarkan.
4. Tinjau kontrak. Pastikan Anda meninjau semua kontrak yang dimiliki bisnis tersebut. Ini termasuk perjanjian sewa, perjanjian pemasok, kontrak pelanggan, dan lain sebagainya.
5. Pahami risikonya. Pastikan Anda memahami risiko yang terkait dengan bisnis tersebut. Ini termasuk hal-hal seperti risiko regulasi, risiko keuangan, dan lain sebagainya.
6. Dapatkan bantuan profesional. Pertimbangkan untuk menyewa pengacara, akuntan, atau profesional lain untuk membantu proses uji tuntas.
Dengan meluangkan waktu untuk melakukan uji tuntas, Anda dapat membantu memastikan bahwa Anda melakukan pembelian yang aman dan berdasarkan informasi yang memadai saat membeli bisnis.
Menegosiasikan Harga Pembelian yang Adil
Menegosiasikan harga pembelian yang wajar adalah salah satu aspek terpenting dalam membeli bisnis secara online. Harga pembelian bisnis biasanya didasarkan pada kelipatan pendapatan bisnis tersebut, jadi penting untuk memahami bagaimana kelipatan ini dihitung dan faktor apa saja yang dapat memengaruhinya.
Ada beberapa hal penting yang perlu diingat saat menegosiasikan harga pembelian bisnis:
1. Pendapatan bisnis merupakan faktor terpenting dalam menentukan harga pembelian.
2. Semakin besar bisnisnya, semakin tinggi pula rasio harga terhadap laba (multiple) yang akan diperoleh.
3. Potensi pertumbuhan bisnis juga merupakan faktor kunci dalam menentukan harga pembelian.
4. Kondisi pasar pada saat penjualan juga berperan dalam menentukan harga pembelian.
5. Harga pembelian akhir biasanya dapat dinegosiasikan, jadi penting untuk memiliki gambaran yang jelas tentang berapa yang bersedia Anda bayarkan sebelum memulai negosiasi.
Jika Anda ingin membeli bisnis, melakukan riset dan memahami faktor-faktor kunci ini akan membantu Anda menegosiasikan harga pembelian yang wajar.
Penyusunan dan Penyelesaian Kontrak Jual Beli
Proses penyusunan dan penyelesaian kontrak jual beli merupakan hal penting dan tidak boleh dianggap enteng. Ada beberapa langkah kunci yang harus diikuti untuk memastikan bahwa kontrak tersebut kuat dan kedua belah pihak terlindungi.
Langkah pertama adalah mengidentifikasi pembeli dan penjual. Ini tampaknya langkah yang cukup jelas, tetapi penting untuk memastikan bahwa kedua belah pihak memahami dengan jelas siapa yang membeli dan siapa yang menjual. Langkah selanjutnya adalah menegosiasikan ketentuan penjualan. Di sinilah hal-hal seperti harga, metode pembayaran, dan detail lainnya akan diselesaikan.
Setelah persyaratan dinegosiasikan, saatnya untuk menyusun kontrak. Di sinilah Anda perlu memastikan bahwa semua detail penjualan diuraikan dengan jelas, siapa yang bertanggung jawab atas apa, kapan pembayaran jatuh tempo, dan sebagainya. Setelah kontrak disusun, kedua belah pihak perlu menandatanganinya dan meminta notaris untuk mengesahkannya.
Setelah kontrak ditandatangani, penting untuk melakukan tindak lanjut dan memastikan bahwa kedua belah pihak memenuhi bagian mereka dalam kesepakatan tersebut. Jika ada masalah, masalah tersebut dapat ditangani pada tahap ini. Tetapi jika semuanya berjalan lancar, maka selamat! Anda telah berhasil menyelesaikan penjualan bisnis.
Memenuhi Kewajiban Kontrak Jual Beli
Anda telah menemukan bisnis online yang sempurna untuk dijual, dan Anda siap untuk mengambil langkah selanjutnya. Tetapi sebelum itu, Anda perlu memastikan bahwa Anda memahami dan siap untuk memenuhi kewajiban dalam kontrak penjualan.
Kontrak jual beli adalah dokumen yang mengikat secara hukum yang menetapkan ketentuan penjualan, dan sebagai pembeli, Anda berkewajiban untuk memenuhi bagian Anda dalam kesepakatan tersebut. Itu berarti Anda harus menyadari dan mempersiapkan diri untuk semua persyaratan kontraktual, mulai dari pembiayaan hingga uji tuntas hingga penutupan transaksi.
Salah satu hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengatur pembiayaan untuk pembelian tersebut. Ini bisa melalui pinjaman bank, investasi swasta, atau sumber lain. Setelah pembiayaan tersedia, Anda dapat melanjutkan ke tahap uji tuntas.
Due diligence adalah proses investigasi bisnis untuk memastikan bahwa bisnis tersebut merupakan investasi yang layak. Anda perlu memeriksa hal-hal seperti catatan keuangan, basis pelanggan, kontrak, dan inventaris. Ini juga saatnya untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan hukum yang ada.
Setelah Anda yakin bahwa bisnis tersebut merupakan investasi yang baik, saatnya untuk melanjutkan ke tahap penutupan. Di sinilah kepemilikan bisnis dialihkan dari penjual kepada Anda. Proses penutupan bisa rumit, jadi penting untuk meminta bantuan pengacara atau profesional lain untuk membantu Anda.
Mengambil alih bisnis adalah tanggung jawab besar, tetapi jika Anda siap, ini bisa menjadi peluang besar. Dengan memenuhi kewajiban kontrak penjualan, Anda dapat memastikan bahwa Anda memulai dengan langkah yang tepat.
Memastikan Transisi Kepemilikan yang Lancar
Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat membeli bisnis online. Pengalihan kepemilikan bisnis bisa menjadi proses yang rumit, jadi penting untuk memastikan semuanya dilakukan dengan benar agar terhindar dari masalah. Berikut beberapa tips untuk membantu memastikan transisi kepemilikan yang lancar:
1. Pastikan semuanya tertulis. Ini termasuk perjanjian jual beli, serta dokumen-dokumen relevan lainnya seperti perjanjian sewa, kontrak, dan lain sebagainya. Memiliki semuanya dalam bentuk tertulis akan membantu melindungi pembeli dan penjual jika terjadi perselisihan.
2. Lakukan uji tuntas. Pastikan Anda meneliti secara menyeluruh bisnis yang akan Anda beli, serta industri tempat bisnis tersebut berada. Penting juga untuk mengenal penjual dan motif mereka menjual bisnis tersebut.
3. Sewa tim profesional. Mintalah bantuan pengacara, akuntan, dan/atau broker bisnis untuk membantu proses pembelian. Mereka dapat memberikan nasihat dan bantuan yang berharga, serta membantu memastikan bahwa semuanya dilakukan dengan benar.
4. Miliki rencana. Ketahui apa tujuan Anda untuk bisnis tersebut, dan miliki rencana tentang bagaimana Anda akan mencapai tujuan tersebut. Bersikaplah realistis tentang apa yang dapat dan tidak dapat Anda lakukan, dan jangan mencoba mengambil lebih dari yang mampu Anda tangani.
5. Bersiaplah menghadapi hal-hal tak terduga. Segala sesuatu tidak selalu berjalan sesuai rencana, jadi penting untuk bersiap menghadapi hambatan di jalan. Siapkan rencana darurat jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, dan bersikaplah fleksibel untuk beradaptasi sesuai kebutuhan.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat membantu memastikan transisi kepemilikan yang lancar saat membeli bisnis online. Tentu saja, setiap situasi berbeda, jadi penting untuk menggunakan penilaian terbaik Anda dan mencari nasihat profesional bila diperlukan.
Kunci untuk Pembelian Bisnis Online yang Aman dan Sukses
Sebagai pemilik bisnis online, Anda mungkin selalu mencari cara untuk mengembangkan dan memperluas operasi Anda. Salah satu caranya adalah dengan membeli bisnis online lain. Tentu saja, ini bukan keputusan yang bisa diambil dengan mudah – ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan untuk memastikan pembelian tersebut aman dan sukses. Berikut beberapa kiat penting:
1. Lakukan riset Anda. Jelas, Anda perlu mengetahui sebanyak mungkin tentang bisnis yang ingin Anda beli. Periksa situs web mereka, keberadaan mereka di media sosial, ulasan pelanggan mereka, dan hal lain yang dapat Anda temukan. Ini akan memberi Anda gambaran yang baik tentang reputasi bisnis dan seberapa baik kinerjanya.
2. Miliki ekspektasi yang realistis. Penting untuk diingat bahwa Anda tidak membeli bisnis yang sudah siap pakai – Anda kemungkinan besar harus melakukan beberapa pekerjaan untuk menjalankan bisnis sesuai keinginan Anda. Pastikan Anda memiliki waktu dan sumber daya yang cukup untuk melakukan hal ini sebelum melakukan pembelian.
3. Dapatkan semuanya dalam bentuk tertulis. Setelah Anda menetapkan harga dan menyetujui syarat-syarat penjualan, pastikan Anda mendapatkan semuanya dalam bentuk tertulis. Ini akan melindungi Anda jika terjadi masalah di kemudian hari.
4. Lakukan uji tuntas. Ini sangat penting terutama jika Anda membeli bisnis yang sudah ada. Pastikan Anda memahami keuangan, kontrak, karyawan, dan segala hal lain tentang bisnis tersebut. Ini akan membantu Anda menghindari kejutan yang tidak menyenangkan di kemudian hari.
5. Buatlah rencana. Setelah Anda memiliki bisnis tersebut, apa yang akan Anda lakukan dengannya? Pastikan Anda memiliki rencana tentang bagaimana Anda akan mengintegrasikannya ke dalam operasi yang sudah ada, atau bagaimana Anda akan mengubahnya menjadi bisnis mandiri yang sukses.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat meningkatkan peluang untuk melakukan pembelian bisnis online yang aman dan sukses.




