Saat membahas valuasi bisnis versus penilaian, frasa-frasa tersebut sering digunakan secara bergantian. Padahal, keduanya sebenarnya merujuk pada dua prosedur independen dengan tujuan dan teknik yang unik. Mari kita lihat apa yang membedakan keduanya.
Valuasi vs. Penaksiran: Dua Perbedaan Utama
1. Aset tak berwujud vs. aset fisik
Penilaian Aset Fisik: Aset fisik seperti mesin, properti, dan persediaan biasanya dinilai. Penilai menentukan nilai pasar dengan menganalisis kondisi saat ini, penjualan serupa, biaya penggantian, dan pertimbangan nyata lainnya.
Penilaian Aset Tak Berwujud: Aset tak berwujud seperti paten, merek dagang, daftar pelanggan, dan bahkan reputasi bisnis dinilai. Aset-aset ini seringkali lebih sulit untuk diukur secara kuantitatif, namun seringkali memberikan kontribusi signifikan terhadap nilai perusahaan.
2. Status Hukum
Penilaian: Penilaian biasanya digunakan sebagai referensi harga atau tolok ukur dan tidak memiliki validitas hukum. Penilaian sebagian besar digunakan untuk perencanaan internal dan negosiasi.
Penilaian memberikan nilai pasti dan umumnya digunakan dalam masalah hukum seperti penyelesaian perceraian, perencanaan warisan, atau tantangan hukum. Penilaian seringkali harus mematuhi kriteria dan peraturan yang ketat.

Komponen-Komponen Penilaian Bisnis yang Komprehensif
Pemahaman yang lebih baik tentang istilah " valuasi bisnis vs. penilaian " membedakan bahwa penilaian merupakan bagian dari valuasi bisnis komprehensif karena valuasi bisnis komprehensif mencakup bagian berwujud dan tidak berwujud dari suatu perusahaan. Mari kita lihat lebih dekat:
1. Penilaian Aset Berwujud
Aset berwujud perusahaan, seperti persediaan dan peralatan, dapat dinilai menggunakan perbandingan aktual dengan cara yang sama seperti properti berwujud lainnya (seperti kendaraan atau real estat). Hal ini menjadi dasar bagi prosedur penilaian.
2. Penilaian Aset Tak Berwujud
Merek dagang, paten dan merek dagang, kontrak, piutang usaha, daftar pelanggan, karyawan penting, dan reputasi perusahaan adalah contoh aset tak berwujud. Menentukan nilai moneter untuk aset tak berwujud mungkin sulit. Dengan mempertimbangkan hal ini, dan mengingat bahwa nilai aset tak berwujud suatu perusahaan biasanya lebih besar daripada aset berwujudnya (kecuali jika perusahaan tersebut pailit), maka bijaksana untuk meminta bantuan broker bisnis berpengalaman dalam proses penilaian.
3. Menggabungkan Kedua Nilai
Gambaran menyeluruh tentang nilai pasar bisnis secara lengkap dihasilkan dengan menghitung dan menjumlahkan aset berwujud dan tidak berwujud. Hal ini sangat penting untuk penetapan harga dan negosiasi yang akurat. Terkadang kita menyebutnya sebagai " seni dan ilmu penilaian bisnis," dan menguasainya membutuhkan banyak latihan.
Kapan Anda Harus Mencari Bantuan Profesional?
Meskipun penilaian bisnis dapat digunakan sebagai perkiraan informal atau referensi harga, lembaga pemberi pinjaman, penyelesaian properti, dan tindakan warisan semuanya memerlukan penilaian bisnis formal.
Menjual Perusahaan
Jika Anda bermaksud menjual perusahaan Anda, penilaian bisnis formal akan membantu Anda memahami nilai penuh perusahaan Anda. Jika Anda menjual bisnis, kami sarankan Anda memperoleh penilaian formal yang dapat bertahan dari pengawasan ketat.
Prosedur Hukum
Dalam konteks hukum, penilaian formal biasanya diperlukan untuk memberikan jumlah yang pasti dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemikiran Strategis
Memahami nilai aset perusahaan Anda, baik yang berwujud maupun tidak berwujud, dapat memberikan wawasan yang berguna untuk perencanaan jangka panjang dan inisiatif pertumbuhan.
Layanan Kami
Para broker bisnis kami adalah profesional berpengalaman dengan pengalaman gabungan selama puluhan tahun dalam penilaian dan penaksiran bisnis. Kami dapat:
Hindari Kesalahan Umum
Menavigasi kompleksitas penilaian dan evaluasi bisa jadi sulit. Kami akan membantu Anda menghindari jebakan umum.
Menyampaikan Wawasan yang Dapat Ditindaklanjuti
Kami akan memberikan saran untuk memaksimalkan nilai bisnis Anda berdasarkan pengetahuan kami yang luas.
Panduan Penjualan & Transisi
Jika Anda memutuskan untuk menjual, kami dapat menangani seluruh prosedur untuk Anda, memastikan transisi yang lancar.
Memahami perbedaan antara valuasi bisnis dan penilaian sangat penting, baik Anda berencana menjual perusahaan Anda, terlibat dalam proses hukum, atau ingin mengetahui nilai sebenarnya dari perusahaan Anda. Menggunakan jasa profesional dengan pengalaman luas di kedua sektor tersebut menjamin bahwa semua aset diperhitungkan, sehingga menghasilkan valuasi yang akurat dan adil.
Pertanyaan Umum
1. Apa perbedaan utama antara penilaian bisnis dan appraisal?
Meskipun kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian, keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Penilaian Bisnis biasanya terbatas pada penilaian aset fisik (seperti mesin atau properti) dan berfungsi sebagai tolok ukur harga internal tanpa validitas hukum. Sebaliknya, Valuasi Bisnis adalah proses komprehensif yang menilai aset berwujud dan tidak berwujud (seperti reputasi merek dan kekayaan intelektual) untuk memberikan nilai pasti yang seringkali dibutuhkan untuk tujuan hukum atau transaksi.
2. Apakah penilaian bisnis mengikat secara hukum di pengadilan?
Umumnya, tidak. Penilaian terutama digunakan untuk perencanaan internal atau sebagai referensi harga. Untuk urusan hukum seperti penyelesaian perceraian , perencanaan warisan , atau gugatan hukum Penilaian Bisnis formal diperlukan. Penilaian mematuhi kriteria peraturan yang ketat dan memberikan nilai yang dapat dipertanggungjawabkan yang dapat dipertahankan di bawah pengawasan hukum.
3. Apa itu aset tidak berwujud, dan mengapa aset tidak berwujud penting dalam penilaian?
Aset tak berwujud adalah aset non-fisik yang seringkali berkontribusi signifikan terhadap nilai total perusahaan. Contohnya meliputi:
-
Kekayaan Intelektual: Paten, merek dagang, dan hak cipta.
-
Hubungan Pelanggan: Daftar dan kontrak pelanggan.
-
Nilai Merek: Reputasi bisnis dan niat baik.
-
Sumber Daya Manusia: Karyawan kunci dan tim manajemen. Artikel ini mencatat bahwa bagi banyak perusahaan modern, aset tak berwujud seringkali lebih berharga daripada aset berwujud.
4. Kapan penilaian bisnis formal diperlukan?
Anda harus mencari penilaian bisnis formal dalam tiga skenario spesifik:
-
Menjual Perusahaan: Untuk memahami nilai pasar penuh dan menahan pengawasan pembeli.
-
Prosedur Hukum: Ketika angka yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan dibutuhkan untuk pengadilan, masalah pajak, atau penyelesaian.
-
Perencanaan Strategis: Untuk mendapatkan wawasan tentang kinerja aset untuk inisiatif pertumbuhan jangka panjang.
5. Apakah penilaian bisnis mencakup penilaian aset fisik?
Ya. Penilaian bisnis yang komprehensif bersifat holistik. Penilaian ini mencakup Penilaian Aset Berwujud (menilai inventaris, peralatan, dan real estat berdasarkan perbandingan pasar) sebagai dasar, lalu menambahkan nilai Aset Tidak Berwujud . Menggabungkan kedua angka ini menghasilkan nilai pasar bisnis secara keseluruhan.
Hubungi kami hari ini untuk konsultasi gratis guna membahas bagaimana kami dapat membantu Anda.




